Keluargaberencana's Weblog

Cina bisa bantu atasi krisis | Oktober 21, 2008

LINDA YUEH

LINDA YUEH

Krisis ekonomi 2008 berakar pada apa yang disebut “ketidakseimbangan global” di mana Barat meminjam terlalu banyak, yang didanai tabungan Asia.

Pasar keuangan yang terhubung satu sama lain secara global kemudian menyebarkan krisis yang bermula di Amerika Serikat itu ke seluruh dunia.

Untuk mengatasi krisis, dengan ongkos paling murah, membutuhkan penyeimbangan ekonomi global.

Cina adalah sumber penting tabungan global dan jelas negara ini tidak terbebas dari krisis yang akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi melamban, meski pada akhirnya Cina akan mampu melewati persoalan ini.

Dengan cadangan devisa hampir mencapai 2 trilyun dolar, Cina adalah pihak yang tepat untuk menyelesaikan krisis keuangan di Barat. Cina juga bisa berfungsi sebagai mesin pertumbuhan karena mesin yang satunya, Amerika Serikat, nyaris berhenti.

Pemerintah di negara-negara Barat harus mendanai paket penyelamatan dengan dana dari Cina karena mengambil sumber dana dengan menaikkan pajak di saat-saat lesu seperti ini lebih baik dihindarkan.

Pinjaman dalam skala ini bisa menyebabkan kenaikan pajak di masa depan dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi yang pada gilirannya bisa mengganggu pertumbuhan ekonomi.

Investasi langsung ke Barat

Dari pada menjual utang ke Cina dan negara-negara berkembang yang lain, negara-negara Barat bisa mengizinkan dana-dana asing diinvestasikan secara langsung ke pasar mereka.

Investasi komersial dari negara-negara berkembang akan jauh lebih cocok.

Pertanyaannya adalah apakah Cina dan negara-negara berkembang akan mengijinkan badan usaha mereka melakukan investasi secara bebas di luar negeri?

Mereka mungkin akan khawatir kehilangan kontrol modal yang akan membuat mereka lebih susah mengaitkan mata uang jika modal bergerak bebas.

Tapi dengan melakukan rekapitalisasi di Barat, Cina dan negara-negara berkembang bisa menjaga kelangsungan pasar ekspor dengan membantu negara-negara maju mengendalikan krisis supaya tidak berubah menjadi resesi, atau bahkan depresi.

Pengetatan oleh para konsumen di Barat masih dibutuhkan dan pasti akan terjadi tapi gerakan penghematan jangka panjang bisa dihindarkan.

Cina dan negara-negara lain dengan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan berperan menyebabkan krisis dan saat ini terkena dampak krisis. Ini terlihat dengan penurunan indeks di pasar saham dan menurunnya sektor ekspor.

Tapi mereka juga bisa membantu mengatasi krisis ini.

[Linda Yueh adalah pengajar ekonomi di St Edmund Hall, University of Oxford. Dia juga dosen di London School of Economics and Political Science (LSE).]


Ditulis dalam Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: