Keluargaberencana's Weblog

Cerai, Rumah Dibelah Dua | Oktober 13, 2008

Pasangan suami istri yang akan berpisah di Kamboja membelah rumah mereka menjadi dua agar tidak terkena proses perceraian yang rumit di negara mereka. Moeun Rim dan istinya, Nhanh, yang telah 40 tahun menikah, memotong rumah mereka menjadi dua pekan lalu setelah terlibat pertengkaran, kata para pejabat setempat.

Sang suami membawa pergi separuh bangunan rumah mereka dan pasangan itu juga membagi tanah mereka menjadi empat bagian – dua bagian untuk anak-anak mereka dan dua lagi untuk mereka.

Bercerai di Kamboja memakan biaya besar dan prosesnya bisa sangat panjang dan rumit.

Rumah tersebut – atau separuh dari bangunan rumah itu – berada di provinsi Prey Veng, sekitar 90km dari ibukota Phnom Penh.

Pasangan suami-istri itu bertengkar setelah Pak Moeun menuduh sang istri tidak mengurus dirinya ketika sakit.

Pengacara setempat, Prak Phin, mengatakan kepada koran Phnom Penh Post bahwa pembagian bangunan rumah dan tanah itu sah jika kedua pihak menyetujuinya/ Namun ini bukan berarti suami-istri itu bercerai secara remi.

“Kalau di masa depan ada persengketaan di antara mereka, pemerintah provinsi tidak dapat bertanggungjawab, karena tidak ada putusan cerai dari pengadilan,” kata Prak Phin.


Ditulis dalam YANG UNIK

1 Komentar »

  1. Haha…yang bener aja…fun and interesting news.

    Komentar oleh Partogi Siagian — Oktober 28, 2008 @ 9:09 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: