Keluargaberencana's Weblog

Lindungi Balita Anda dari Dampak Buruk Obat | September 14, 2008

Bayi dan anak-anak lebih sensitif terhadap reaksi obat, akan lebih baik ketika bayi atau anak anda sakit obat-obatan yang diberikan berasal dari obat yang diberikan berdasarkan resep dokter.

Namun ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam memberikan obat-obatan pada anak anda, berikut ini ada beberapa jenis obat-obatan yang tidak boleh diberikan kepada bayi atau anak-anak :

Aspirin. Jangan pernah memberikan aspirin kepada anak anda. Karena aspirin dapat membuat bayi rawan terkena Reye’s Syndrome, yakni sebuah sindrom yang jarang terjadi namun dapat menyebabkan penyakit fatal yang bisa saja terjadi pada anak. Tidak semua obat-obatan untuk anak baik yang dijual bebas maupun yang ada di apotik bebas dari aspirin.

Untuk memudahkan, pada label obat aspirin seringkali ditulis atau disebut dengan salisilat atau acetylsalicylid acid. Jika Anda masih ragu terhadap kandungan obat-obatan tersebut, tanyakan kepada dokter atau aopeteker tempat anda membeli obat.

Obat anti mual. Jika bayi anda sering mual, jangan berikan obat-obatan anti mual baik yang diresepkan maupun yang dijual bebas karena obat anti mual berisiko dan dapat menyebabkan komplikasi, kecuali dokter anda merekomendasikan hal tersebut secara khusus. Biasanya gejala mual dan muntah pada anak tidak berlangsung lama. Anda bisa menangani gejala mual maupun muntah tanpa harus menggunakan obat-obatan tersebut.

Obat-obatan untuk orang dewasa. Ada beberapa kasus dimana ketika anak sedang terserang demam, orangtuanya malah memberikan obat untuk dewasa dengan dosis seperempat kali lebih kecil. Sekecil apapun dosis yang anda berikan, jangan pernah menggunakan obat-obatan untuk orang dewasa kepada anak anda. Tidak semua kandungan dan takaran atau dosis obat sesuai dengan kondisi anak anda.

Obat-obatan yang direkomendasikan selain dokter. Terkadang ada teman terdekat yang merekomendasikan obat yang berhasil menyembuhkan penyakit pada anaknya atau koleganya yang lain. Jangan pernah anda mengikuti saran mereka, gunakan obat-obatan yang memang diperuntukkan khusus bagi anak anda.

Obat kadaluarsa. Segera buang atau musnahkan obat-obatan yang sudah kadaluarasa, agar tidak terkonsumsi oleh orang lain. Karena setelah tanggal penggunaannya, obat-obaan tidak memiliki khasiat lagi, bahkan bisa sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Dosis Acetaminophen yang ditambah. Acetaminophen berfungsi sebagai pengontrol rasa sakit. Obat-obatan yang dijual bebas mengandung acetaminophen, baik obat batuk maupun pilek, jadi berhati-hatilah untuk tidak memberikan dosis acetaminophen tambahan untuk bayi anda. Tanyakan kepada dokter anda jika merasa tidak yakin akan kandungan obat untuk memastikan dosis tambahan yang boleh diberikan dan sesuai dengan anak anda.

Tablet kunyah. Seringkali ketika anak terserang demam, kita memberikannya tablet kunyah yang rasanya seperti permen. Namun tanpa disadari, obat teblet kunyah dapat membuat bayi atau anak tersedak. Jika anda hendak memberikan obat kunyah, haluskan dulu dengan sendok agar anak tidak tersedak dan tidak perlu mengunyah.


Ditulis dalam KELUARGA

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: