Keluargaberencana's Weblog

Jangan Buru-buru Menikah! Kenali Dulu Pasangan Anda | September 14, 2008

Pernikahan adalah hal yang sakral. Bagaimana menurut Anda? Setiap orang selalu berharap pernikahannya akan langgeng. Untuk mendapatkan pernikahan yang langgeng, Anda harus benar-benar mengenal pasangan Anda.

Pilih pasangan yang benar-benar pas untuk Anda. Tantangan bagi Anda adalah cermat dalam memilih pasangan. Seperti dikutip dalam “Jangan Salah Pilih!” Sebuah Tips Untuk Mengenali Karakter Pria Yang Tepat Untuk Menjadi Pasangan Anda – Stephen Arterburn & Dr. Meg J. Rinck, ada 10 jenis pasangan yang sebaiknya dicoret dari daftar Anda.

1. Si Tertutup
Ciri-ciri si tertutup ini adalah:
– Gila kerja
– Kurang melibatkan perasaan dalam suatu hubungan
– Seringkali berbicara berbagai hal, namun ketika ditanya soal perasaan ia akan menghindar.
– Aktif dalam pekerjaan
– Mudah bosan
– Memilih pasangan yang mendukung karir
Mengapa ‘si tertutup’ ini perlu dicoret dari daftar anda? Sifatnya yang tertutup membuatnya terlalu mencintai dirinya sendiri. Jadi ia akan mencari segala sesuatu yang membuat dirinya nyaman, tanpa peduli orang lain. Ketika ia mulai merasa bosan, ia akan mencari sesuatu hal yang lebih menghibur. Bayangkan apabila pasangan Anda adalah jenis orang seperti ini. Suatu kali saat ia jenuh dengan Anda, pasti ia akan memilih mengakhiri hubungan pernikahan. Bagaimana pernikahan Anda bisa langgeng dengan si tertutup ini?

2. Suka Menguasai
Ciri–ciri si penguasa adalah:
– Suka memaksakan kehendak
– Suka membatasi diri Anda
– Suka mengkritik
– Mudah tersinggung apabila ada sesuatu yang tidak sesuai dengan dirinya
– Suka mencela dan berpikiran negatif
– Keras kepala
– Merasa diri paling unggul
– Cara berpikir kuno
– Senang memerintah
– Mudah marah
Lalu apakah pernikahan akan langgeng dengan si penguasa? Tentu tidak. Anda akan hidup bagai di penjara. Dengan segala batasan yang ditentukannya Anda akan terkungkung dalam ketidakbebasan. Dan si penguasa ini cenderung melakukan kekerasan. Baik kekerasan verbal (cacian dan makian) atau kekerasan non verbal/fisik (pukulan). Pasangan jenis ini kerap ditemui akhir-akhir ini. Menjadi alasan KDRT yang menonjol di setiap berita acara perceraian. Jadi apabila pasangan Anda memiliki sifat ini, cepat tinggalkan saja dirinya. Cari pasangan baru yang akan membahagiakan hidup Anda kelak.

3. Si Sempurna
Ciri–ciri ‘si sempurna’:
– Merasa paling hebat dalam segala hal
– Selalu tampil mengesankan
– Selalu mencampuri urusan Anda, kemudian memberi saran yang sebenarnya lebih cocok diterapkan untuk dirinya
– Selalu mendampingi Anda (bukan berarti ia setia). Namun ia hanya ingin selalu menjadi superhero bagi semua masalah Anda. Tentu saja karena ia menganggap dirinyalah yang paling mampu memberikan solusi yang terbaik.
– Selalu tampak cerdas dalam segala hal
– Mengagumi diri sendiri secara berlebihan
Pasangan tipe ini selalu berbuat semaunya sendiri. Tak heran apabila ia akan memilih pasangan yang serba kekurangan. Karena dengan demikian Anda sebagai pasangannya akan sangat mengagumi dirinya. Pada dasarnya ia selalu ingin dikagumi. Apabila pasangan Anda memiliki ciri-ciri si sempurna ini, lebih baik Anda pertimbangkan kembali. Jangan terburu-buru memutuskan menikah dengannya. Jangan pula membayangkan pernikahan yang sempurna. Menikah dengan ‘si sempurna’ bukan berarti kehidupan Anda ikut sempurna. Maukah Anda hidup dengan kritikan setiap hari karena apa yang Anda lakukan tidak sesuai dengan kemauannya?

4. Si Pengecut
Ciri-ciri si pengecut adalah:
– Diam pada saat seharusnya ia bicara. Pada saat seperti ini, ia cenderung mencari pembenaran diri. Yang terpenting bagi dirinya adalah orang takkan menyalahkan dirinya.
– Memikirkan diri sendiri
– Selalu takut melakukan sesuatu dan pasif.
– Lemah
– Bersifat bunglon.
Ini sifat yang berbahaya. Pasangan yang seperti ini selalu mencari keselamatan diri sendiri. Padahal dalam pernikahan, pasangan selalu berbagi dalam suka dan duka. Bagaimana kalau pasangan Anda hanya ingin merasakan ‘suka’ saja bersama Anda. Giliran ‘duka’, ia akan kabur, menghilang dan berusaha menyelamatkan diri mencari kesenangan.

5. Si Pemarah
Ciri-ciri si pemarah adalah:
– Sesuai dengan julukannya, ia selalu memiliki tingkat emosi yang tinggi dan sangat mudah marah
– Mudah cemburu
– Ingin selalu lebih unggul dari pasangan
– Suka menyalahkan orang lain
– Selalu iri terhadap keunggulan orang lain
– Diskriminasi terhadap wanita (apabila si dia pria)
– Suka Mengancam
– Menganggap seks sebagai jawaban dari masalah rumah tangga
– Tidak mau introspeksi diri
– Suka bergonta-ganti pasangan
– Pesolek
Adalah sebuah warning bagi Anda yang memiliki pasangan seperti ini. Siap-siap saja berpindah ke lain hati. Tak ada jaminan pasti Anda akan bahagia dengan si dia. Yang akan ada adalah penyesalan dan perceraian.

6. Anak Mama
Ciri-ciri si anak mama adalah:
– Manja
– Sulit membuat komitmen yang pasti
– Tergantung orang tua dalam mengambil semua keputusan hidupnya
– Mau menang sendiri
– Tidak mau memahami perasaan orang lain
Si Anak mama ini adalah pasangan yang bisa dikatakan sangat menjengkelkan. Senang memang memiliki pasangan yang selalu bermanja-manja pada Anda. Tetapi dalam dunia pernikahan sangat dibutuhkan saling pengertian. Bukan hanya bermanja-manja setiap saat.

7. Si Penipu
Ciri-ciri si penipu adalah:
– Suka berbohong
– Tidak pernah menunjukkan penyesalan walaupun ia melakukan sesuatu yang salah
– Suka menyakiti hati Anda
– Tidak punya empati terhadap orang lain
– Suka menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dilakukannya
Sebuah kebohongan kecil akan menggelinding layaknya bola salju. Kemudian pada akhirnya akan menjadi kebohongan besar. Jangan mudah percaya apabila ia berjanji tidak mengulangi kebohongannya lagi. Seseorang yang sangat senang berbohong akan sulit untuk selalu jujur. Kebohongan ini salah satu jalan menuju pernikahan yang singkat. Misalnya ia berbohong tak memiliki ‘idaman lain’. Lalu berkembang menjadi perselingkuhan. Sisanya Anda tentukan sendiri jalan ceritanya.

8. Si Pecandu
Ciri-ciri si pecandu adalah:
– Tidak ramah
– Menggandrungi sesuatu secara berlebihan (misalnya obat-obatan terlarang, games, perjudian, PSK)
– Sering berlaku kasar
– Suka berbohong
– Tidak betah di rumah
– Memiliki perilaku buruk
Memiliki pasangan pecandu berarti memiliki potensi kehancuran pernikahan 80%. Memang benar sih ada beberapa pecandu (narkoba) yang berusaha dan bisa sembuh dari kecanduannya. Namun siapkah Anda membimbingnya untuk benar-benar lepas dari kecanduannya? Tanyakan terlebih dahulu pada diri Anda.

9. Si Kekanakan
Ciri-ciri si kekanakan adalah:
– Egoisme yang sangat tinggi
– Tidak bertanggung jawab
– Tidak mau belajar dari kesalahan
– Mudah marah
– Suka berkhayal
– Ingin selalu dituruti kemauannya
Memiliki pasangan yang kekanakan sangat menjengkelkan. Anda sebagai pasangan harus selalu bersikap dewasa dan selalu mengalah. Namun apabila memang pasangan Anda bersalah, apakah Anda juga masih mau mengalah dan berpura-pura salah?

10. Tidak Beriman
Ciri-ciri pasangan yang tidak beriman:
– Kepercayaan terhadap Tuhan sangat dangkal
– Lebih percaya kemampuan diri sendiri
– Tidak betah merasa susah. Selalu ingin merasa senang
– Selalu mengeluh dalam segala hal
– Berpikiran sempit
– Sensitif
– Tidak pernah merasa puas dan bersyukur
Pasangan yang seperti ini memang layak untuk ditinggalkan. Dasar dan nafas kehidupan adalah iman. Tanpa iman suatu keluarga takkan terbentuk. Hidup tanpa iman bagaikan mobil tanpa mesin. Apabila gejala ini mulai muncul pada pasangan Anda, coba untuk menyadarkannya. Tidak berhasil? Tinggalkan saja dan cari orang lain (kpl/bsb/bee)


Ditulis dalam GAYA HIDUP

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: