Sejak peristiwa 7 Juli 2005, pemerintah Inggris mulai berusaha menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan Inggris kepada para pelajar Muslim Inggris, tanpa menanggalkan iman mereka. Kepentingannya adalah agar warga Muslim Inggris tidak terlibat dalam paham-paham radikal yang membuat empat pemuda Muslim Inggris melakukan pengeboman di negara mereka sendiri. (lagi…)
Oleh: Ulil Abshar-Abdalla
PERBEDAAN mendasar antara saya berserta teman-teman Muslim liberal lain dengan kalangan Islam konservatif pada umumnya adalah pada aspek interpretasi dan perspektif pemahaman. Meskipun saya berpandangan bahwa tidak semua hal dalam agama bisa dirasionalkan, pada saat yang bersamaan saya juga berpandangan bahwa tidak semua hal dalam agama harus melulu dianggap sebagai semata-mata perintah Tuhan yang tidak bisa dicari dasar-dasar rasionalisasinya, tak bisa dinalar. (lagi…)
Oleh Ulil Abshar-Abdalla
Perkawinan ideal sebagaimana dikehendaki oleh Islam adalah monogami. Perkawinan poligami hanya fase antara untuk menuju ke fase ideal, yaitu monogami. Saya tak bisa menutup mata bahwa poligami disahkan oleh Islam, sekurang-kurangnya Islam dalam diskursus resmi. Tetapi, bagi saya, itu hanyalah “solusi temporer” Islam menuju kepada keadaan yang lebih ideal, yakni perkawinan dengan satu isteri. (lagi…)